Garam dan Terang (Matius 5: 13 - 16)

by Frans on 08:30 AM, 16-Jun-13

Khotbah Tuhan Yesus tentang garam dan terang dalam ayat-ayat ini merupakan bagian dari seri khotbah Yesus di bukit. Dan ini adalah perumpamaan pertama dari perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus meskipun tidak disebut sebagai perumpamaan.
Ada apa dengan garam? Mengapa Tuhan Yesus mengumpamaka kehidupan pengikutNya dengan garam? Apa dan bagaimana rupanya garam itu?
Di Timur Tengah khususnya Israel, garam merupakan susunan zat yang bisa berubah. Karena pada zaman dahulu garam diproses dengan cara menguapkan air yang berasal dari Laut Mati. Air itu mengandung bermacam-macam zat selain garam.
Proses penguapan tersebut menghasilkan kristal-kristal garam murni apabila kristal-kristal garam itu segera dpisahkan dan tidak kemasukan embun, larut dan luluh. Karena kalu tidak dipisahan, garam akan kehilangan rasa asin sehingga tidak berguna.
Garam murni mempunyai fungsi, yaitu:
* memberi rasa
* sebagai antiseptik/mencegah kebusukan
* dapat menghilangkan racun dari tubuh
* sebagai penetralisir ---> pahit menjadi kurang pahit
* dapat membuat barang pecah belah bertahan lama kalau direbus dengan garam.
Jadi, semua itu tidak berarti kalau garam itu menjadi tawar kalau terkontaminasi pada waktu proses penguapan menjadi kristal-kristal garam.
Selanjutnya, mengapa Tuhan Yesus mengumpamakan kehidupan pengikutNya dengan terang? Karena terang mengalahkan kegelapan.
Maka dapat kita ambil kesimpulan bahwa garam memberi pengaruh positif dan terang mengusir kegelapan.
So, mari berpengaruh positif dan mengusir kegelapan dalam Kristus Yesus Tuhan kita. Amen

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

No comments yet. Why not make the first one!

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You can use BBCode)

Security:
Enable Images